Daftar Isi
  1. Riwayat Singkat
  2. Surat-Surat yang Menggerakkan Zaman
  3. Mendirikan Sekolah untuk Anak Perempuan
  4. Pengaruh bagi Gerakan Pendidikan Perempuan
  5. Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan Tokoh
Ringkasan TokohKeterangan
Lahir – Wafat21 April 1879 – 17 September 1904
Karya terkenalHabis Gelap Terbitlah Terang (terbit 1911)
Dikenal karenaPerjuangan pendidikan dan emansipasi perempuan
PeringatanHari Kartini, setiap 21 April

Riwayat Singkat

Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara dan wafat pada 17 September 1904 dalam usia muda. Sebagai putri bangsawan Jawa, ia mendapat kesempatan bersekolah dasar berbahasa Belanda, namun harus berhenti sekolah pada usia dua belas tahun karena tradisi pingitan yang berlaku bagi anak perempuan bangsawan pada masanya.

Surat-Surat yang Menggerakkan Zaman

Selama masa pingitan, Kartini banyak berkorespondensi dengan sejumlah sahabat penanya di Belanda, mengungkapkan pemikirannya tentang emansipasi perempuan dan pentingnya pendidikan. Surat-surat ini kemudian dihimpun dan diterbitkan sebagai buku pada 1911 oleh J.H. Abendanon dengan judul asli Door Duisternis tot Licht (dikenal luas dalam edisi terjemahan Indonesia sebagai "Habis Gelap Terbitlah Terang").

Mendirikan Sekolah untuk Anak Perempuan

Kartini turut mendirikan sekolah kecil untuk anak-anak perempuan pribumi di Jepara, sebagai wujud nyata dari gagasannya tentang pentingnya akses pendidikan bagi perempuan, tidak hanya sebatas gagasan tertulis dalam surat-suratnya.

Pengaruh bagi Gerakan Pendidikan Perempuan

Pemikiran dan langkah Kartini menginspirasi berdirinya sejumlah sekolah untuk anak perempuan pribumi di berbagai daerah pada dekade-dekade berikutnya, termasuk yang didirikan tokoh pendidikan perempuan lain seperti Dewi Sartika di Bandung. Hari kelahirannya, 21 April, diperingati setiap tahun sebagai Hari Kartini.

Fakta Singkat

  • Surat-surat Kartini diterbitkan sebagai buku pada 1911 oleh J.H. Abendanon.
  • Judul asli bukunya dalam bahasa Belanda adalah Door Duisternis tot Licht.
  • Kartini turut mendirikan sekolah untuk anak perempuan pribumi di Jepara.

Mengapa Ini Penting?

Perjuangan Kartini menandai titik awal kesadaran publik tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan Indonesia, sebuah gagasan yang terus diperjuangkan tokoh-tokoh pendidikan perempuan setelahnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Hari Kartini diperingati?

Setiap 21 April, bertepatan dengan tanggal lahir R.A. Kartini.

Apa judul buku kumpulan surat Kartini?

Diterbitkan pertama kali dalam bahasa Belanda berjudul Door Duisternis tot Licht pada 1911, dikenal luas dalam edisi terjemahan Indonesia sebagai Habis Gelap Terbitlah Terang.

Apakah Kartini mendirikan sekolah?

Ya, ia turut mendirikan sekolah kecil untuk anak-anak perempuan pribumi di Jepara.

Sumber

  • Naskah terjemahan surat-surat R.A. Kartini yang diterbitkan sejak 1911.
  • Arsip Nasional Republik Indonesia dan Perpustakaan Nasional — lihat daftar sumber.
  • Penetapan resmi Hari Kartini oleh pemerintah Indonesia.
Menemukan kekeliruan atau informasi yang perlu diperbarui? Lihat kebijakan koreksi kami atau hubungi redaksi.

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan pendidikan. Untuk kebutuhan akademik, pendaftaran, kebijakan, akreditasi, atau rekrutmen, pembaca disarankan memeriksa sumber primer dan situs resmi terkait.

Lihat Linimasa Metodologi Kami Daftar Sumber