Metodologi
Metodologi ini menjelaskan bagaimana kami menyusun, memverifikasi, dan memperbarui setiap artikel di Pendidikan Indonesia.
Proses Penelusuran Sumber
Setiap artikel dimulai dari penelusuran informasi melalui sumber primer dan sekunder yang tersedia untuk publik, seperti dokumen kebijakan negara, arsip sejarah, dan publikasi akademik. Kami menghindari mengandalkan satu sumber tunggal untuk klaim penting.
Pemeriksaan Silang
Fakta dan tanggal yang kami cantumkan diperiksa silang lintas sumber sebisa mungkin. Apabila sebuah klaim hanya ditemukan pada satu sumber yang tidak dapat kami verifikasi lebih lanjut, kami memilih untuk tidak mencantumkannya daripada mengambil risiko menyebarkan informasi yang keliru.
Penggunaan Sumber Primer
Untuk topik kebijakan dan regulasi, kami mengutamakan rujukan pada dokumen resmi seperti undang-undang, peraturan menteri, atau publikasi resmi lembaga terkait, sebagaimana tercantum pada tiap artikel.
Penggunaan Sumber Sekunder
Untuk konteks sejarah dan analisis, kami turut merujuk pada publikasi akademik, buku sejarah pendidikan, dan kajian ilmiah yang membahas topik yang sama, guna melengkapi gambaran yang tidak selalu tercakup dalam dokumen primer.
Proses Pembaruan
Kami mencantumkan tanggal publikasi dan tanggal pembaruan pada setiap artikel. Artikel yang membahas kebijakan atau informasi yang berpotensi berubah — seperti jalur penerimaan mahasiswa atau kebijakan sekolah — akan kami tinjau ulang secara berkala.
Proses Koreksi
Pembaca dapat melaporkan kekeliruan melalui halaman koreksi atau halaman kontak. Koreksi yang terverifikasi akan kami perbarui pada artikel terkait, disertai pembaruan tanggal.
Menangani Informasi Lama
Untuk halaman arsip yang membahas informasi kedaluwarsa (seperti lowongan kerja atau jadwal pendaftaran lama), kami menandainya secara eksplisit dengan label arsip dan peringatan, alih-alih menghapus halaman tersebut begitu saja, agar pembaca yang menemukannya lewat tautan lama tetap mendapat konteks yang jelas.
Menangani Data yang Berubah
Untuk data yang sifatnya dinamis — seperti biaya kuliah, kuota penerimaan, atau status akreditasi — kami secara sadar tidak mencantumkan angka pasti apabila tidak dapat kami verifikasi ulang secara aktif, dan mengarahkan pembaca ke sumber resmi yang relevan.