Daftar Isi
  1. Riwayat Singkat
  2. Mendirikan Taman Siswa
  3. Gagasan Pendidikan yang Ia Wariskan
  4. Menentang Ordonansi Sekolah Liar
  5. Pengakuan sebagai Bapak Pendidikan Nasional
  6. Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan Tokoh
Ringkasan TokohKeterangan
Nama lahirRaden Mas Soewardi Soerjaningrat
Lahir – Wafat2 Mei 1889 – 26 April 1959
Dikenal karenaPendiri Taman Siswa (3 Juli 1922)
GelarBapak Pendidikan Nasional Indonesia

Riwayat Singkat

Ki Hadjar Dewantara lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 dan wafat pada 26 April 1959. Ia berasal dari lingkungan Keraton Yogyakarta, sempat mengenyam pendidikan kedokteran STOVIA meski tidak menyelesaikannya, dan aktif dalam organisasi pergerakan nasional sejak usia muda.

Mendirikan Taman Siswa

Pada 3 Juli 1922, Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa di Yogyakarta sebagai sekolah nasional pertama yang dikelola sepenuhnya oleh pribumi, di luar sistem sekolah kolonial. Taman Siswa menekankan pendidikan yang membebaskan dan menghormati kodrat alam serta kodrat zaman setiap anak.

Gagasan Pendidikan yang Ia Wariskan

Ki Hadjar Dewantara dikenal luas lewat semboyan "Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani" — yang secara garis besar bermakna: di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan. Filosofi ini menjadi dasar pendekatan kepemimpinan pendidikan yang terus dirujuk hingga sekarang.

Menentang Ordonansi Sekolah Liar

Ketika pemerintah kolonial mengeluarkan Ordonansi Sekolah Liar pada 1932 yang mengancam kelangsungan sekolah swasta pribumi, Ki Hadjar Dewantara menjadi salah satu tokoh yang menentang keras kebijakan tersebut, hingga akhirnya ordonansi ini dicabut menyusul tekanan publik yang luas.

Pengakuan sebagai Bapak Pendidikan Nasional

Ki Hadjar Dewantara ditetapkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, dan tanggal kelahirannya, 2 Mei, diperingati setiap tahun sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Fakta Singkat

  • Taman Siswa didirikan pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta.
  • Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap 2 Mei, hari kelahirannya.
  • Semboyannya, tut wuri handayani, masih digunakan sebagai motto Kementerian Pendidikan.

Mengapa Ini Penting?

Gagasan Ki Hadjar Dewantara membentuk filosofi dasar pendidikan nasional Indonesia — bahwa pendidikan harus membebaskan dan menghormati kodrat setiap anak, bukan sekadar mencetak keseragaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Hari Pendidikan Nasional diperingati?

Setiap 2 Mei, bertepatan dengan tanggal lahir Ki Hadjar Dewantara.

Apa arti semboyan tut wuri handayani?

Secara garis besar bermakna seorang pemimpin atau guru memberi dorongan dari belakang, membangun semangat di tengah, dan memberi teladan di depan.

Apa itu Taman Siswa?

Taman Siswa adalah sekolah nasional pertama yang didirikan dan dikelola sepenuhnya oleh pribumi, didirikan Ki Hadjar Dewantara pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta.

Sumber

  • Biografi dan dokumentasi sejarah Taman Siswa.
  • Arsip Nasional Republik Indonesia dan Perpustakaan Nasional — lihat daftar sumber.
  • Penetapan resmi Hari Pendidikan Nasional oleh pemerintah Indonesia.
Menemukan kekeliruan atau informasi yang perlu diperbarui? Lihat kebijakan koreksi kami atau hubungi redaksi.

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan pendidikan. Untuk kebutuhan akademik, pendaftaran, kebijakan, akreditasi, atau rekrutmen, pembaca disarankan memeriksa sumber primer dan situs resmi terkait.

Lihat Linimasa Metodologi Kami Daftar Sumber